Gubernur Perintahkan Kapolda PB Usut Persoalan Mansinam, HUT PI ke-165 Tetap Terlaksana

FOTO : Staf Ahli Gubernur Papua Barat, Robert Rumbekwan saat bersama warga melihat lokasi pemalangan di Pulau Mansinam//AM
MANOKWARI,  Papuabaratonline.com – Menyikapi persoalan yang sempat menyebabkan terjadi pemalangan di  Pulau Mansinam. Warga di Pulau Mansinam angkat bicara dan memastikan Perayaan HUT Pekabaran Injil ke-165 di Tanah Papua pada 5 Februari 2020 mendatang tetap dilaksanakan.
Demikian hal ini dikatakan Staf Ahli Gubernur Provinsi Papua Barat, Robert Rumbekwan usai bertemu warga dan para  pekerja kebersihan di Pulau Manseinam, Sabtu (11/01/2020).
Menurutnya, pertemuan yang dilaksanakan bersama warga dan para pekerja kebersihan yang jumlahnya sekira 200-an di Pulau Mansinam tersebut dilakukan berdasarkan perintah gubernur.
“Saya diutus Gubernur untuk bertemu dengan para pekerja yang hak-haknya belum diselesaikan oleh badan pengelola. Saya melihat ini semua sudah sama seperti nelon yang talingkar,  sehingga perintah sangat jelas dari bapak Gubernur kepada Polda,”kata Robert Rumbekwan, Staf Ahli Gubernur di Pulau Mansinam, Sabtu (11/1/2020 ).
Dia mengatakan, masyarakat perlu mengetahui bahwa pada tahun  2019 tidak ada pencairan anggaran sebesar Rp. 6 miliar, karena tahun 2017-2018 belum ada pertanggungjawaban. Padahal tahu anggaran 2017 dan tahun anggaran 2018 itu total anggarannya sekira Rp. 18 miliar.
Dimana, anggaran Rp. 18 miliar itu dibagi yakni tahun 2017 seniliai Rp. 9 miliar dan tahun 2018 Rp. 9 miliar.
“Gubernur langsung memerintahkan kapolda untuk segera mengaudit atau mengusut pertanggungjawaban tersebut,  sehingga perintah langsung kapolda kepada pihak bank untuk tidak boleh mencairkan anggaran sisa Rp. 1,5 miliar,”sebut Rumbekwan.
Sedangkan dua menambahkan, masalah seksi kebersihan di Pulau Mansinam yakni untuk Situs sampai objek Wisata Religi dan jalan lingkar itu ditangani langsung oleh warga setempat.
Namun hak mereka (para pekerja-red) belum dibayarkan oleh pihak pengelola. Sehingga menyebabkan terjadi pemalangan terhadap jalan naik objek Wisata Patung dan Gereja baru.
“Dengan adanya pertemuan ini, saya akan melaporkan langsung  hasil pertemuan ini kepada bapak Gubernur. Muda-mudahan hak mereka bisa diselesaikan Segera, agar tidak menjadi halangan ketika perayaan HUT PI KE-165 nanti,”ungkapnya.
Sementara Yakob J. Rumadas, Koordinasi pekerja kebersihan menyatakan bahwa pihaknya tetap menjaga kebersihan, sedangkan untuk beberapa objek Wisata Religi lainnya seperti Gereja baru,  dan patung, para pekerja menunggu penyelesaian hak terlebih dahulu baru bisa kembali membersihkan.
“Kami mengetahui kalau masih ada anggaran untuk pembayaran para pekerja dan kami pikir itu bisa diperintah untuk segera dibayar,”pungkas Rumadas. [AM/RW]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here