Rumah Sakit Berbasis Wisata Siap Hadir di Manokwari

FOTO : Direktur Rumah Sakit Umum Pratama Warmare (RSUPW), dr Alwan Rimosan//AM
MANOKWARI, Papuabarat.com – Direktur Rumah Sakit Umum Pratama Warmare (RSUPW), dr Alwan Rimosan mengatakan, RS Pratama merupakan rumah sakit berbasis wisata dan masterplantnya sudah ada.
“Konsep rumah sakit ini berbasis wisata, sehinga kita mempunyai harapan dimana bisa jadi destinasi bagi masyarakat yang berada di wilayah warpramasi, bisa datang kesini,”ujar Alwan saat ditemui wartaawan diruang kerjanya Rabu (13/11/2019 ).
Oleh karena itu, lanjut dia, dengan adanya rumah sakit tersebut bisa melayani masyarakat di wilayah Wapramasi dan sekitarnya. “Kami sebagai pemutus pasien dari beberapa daerah maupun warpramasi tidak harus dilarikan ke RSUD Manokwari,”kata dia..
Rumah sakit yang hampir 2 tahun dibangun dan diresmikan dengan akreditasi D ini, terang dia, secara nilai bisa dikontrol agar  bisa bekerjasama dengan BPJS itu yang utama. Namun hingga saat ini belum ada kerjasama dengan BPJS.
“Rumah sakit wisata dengan gambar masterplantnya sebagai Pusat Stroke, Pusat Trauma dan Pusat Khinatan center dengan berbagai metode, disamping itu nilai dasar RSUPW mempunyai motto cepat, profesional dan terjangkau,”tuturnya.
Dicecar mengenai jumlah dana yang dibutuhkan untuk pembangunan rumah berbasis wisata ini, di mengatakan,, dana yang dibutuhkan untuk pembangunan RS tersebut kurang lebih Rp. 38 miliar secara bertahap.
Lebih lanjut dia mengemujkakan, rumah sakit ini harus menjadi skala prioritas bagi dinas kesehatan (Dinkes), karena sebelumnya RSUPW memiliki Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) setaraf puskesmas. Namun tidak ada kegiatan puskesmas yang dilakukan, maka diharapkan ada kerjasama dinas.
“RS ini sudah memiliki sarana  prasarana, seperti ruang radiologi yang sudah lengkap sumbangan dari dana DAK, ruang bedah, dan lainnya. Namun kami tidak disediakan sumber daya manusianya, sehingga saya harus berusaha untuk mengisi posisi yang ada,”imbuhnya.
Ditambahkannya, pihak RS Pratama juga sudah melakukan MOU yang dalam terdapat dua poin yakni persiapan SDM dalam arti perawat diruangan bedah, radiologi dan dokter. [AM/RW]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here