Media Daring Diminta Tak Ikut Profokasi Masalah Internal Kampus Unipa

Rektorat Unipa di Manokwari//IST
MANOKWARI, Papuabaratonline.com – Beredarnya konten video berisi sikap oknum mahasiswa terhadap salah seorang tenaga dosen di Universitas Papua (Unipa) Manokwari sekitar satu pekan lalu merupakan sikap yang tidak sepatutnya turut dipertontonkan kepada publik, oleh media daring.
Hal ini dikatakan Presiden Mahasiswa (Presma) Unipa Manokwari, Pilatus Lagowan, mensikapi pemberitaan sejumlah media daring yang secara fulgar meneruskan konten video yang tersebar di media sosial ke dalam pemberitaan media tersebut.
Bagi Lagowan, paska beredarnya video tersebut di media sosial, sempat mendapat berbagai tanggapan warganet. Diapun berharap melalui pemberitaan media, bisa meluruskan duduk persoalan antara oknum mahasiswa dan salah seorang tenaga dosen dalam video tersebut, sehingga informasi yang tersampaikan ke publik memberikan edukasi, bukan sebaliknya.
“Kita akui bahwa ada oknum mahasiswa yang sempat bertindak kasar terhadap oknum dosen, tapi itu adalah urusan internal Kampus. Tapi ada media daring yang  tidak lakukan konfirmasi untuk mendapatkan informasi secara jelas terkait duduk persoalan, tapi justru mengutip video tersebut dari medsos untuk kembali disebar,”ujarnya sembari enggan menyebut nama media daring dimaksud, kepada wartawan, Selasa (13/8/2019).
Kesempatan ini, Lagowan ingin memberikan klarifikasi, kejadian tersebut hanya karena miss komunikasi, namun antara kedua belah pihak sudah dipertemukan secara damai. Bagian inipun, kata Lagowan, merupakan masalah internal karena adanya otonomi Kampus.
“Antara dua belah pihak sudah saling bertemu, dan tidak ada persoalan lebih lanjut. Maka saya harap, pemberitaan media dapat memberikan edukasi dan informasi positif. Sehingga tidak memancing opini publik yang lebih luas terhadap kampus kami,”terangnya.
Sementara Dr. Jacob Manusawai, Rektor Unipa Manokwari mengatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait insiden antara oknum mahasiswa dan salah seorang tenaga dosen di Kampusnya.
Lanjut, dia menjelaskan, persoalan tersebut sudah ditangani oleh wakil rektor bidang akademik untuk mempertemukan kedua belah pihak.
“Hal ini sudah ditangani wakil rektor bidang akademik memfasilitasi pertemuan kedua belah pihak. Tapi selanjutnya, hasil pertemuan itu akan diserahkan ke pihak Dekanat di Fakuktas asal oknum mahasiswa tersebut,”pungkas Manusaway, melalui pesan selulernya. [HK/RW]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here