Diduga Setubuhi Anak Kandung, TW Dilaporkan ke Polda PB

Terduga kasus persetubuhan terhadap anak dibawa umur saat diperiksa di Mapolda Papua Barat//ISTIMEWA
MANOKWARI, Papuabaratonline.com – TW, pria kelahiran 4 Agustus 1974 dilaporkan ke SPKT Kepolisian Daerah Papua Barat terkait dugaan kasus persetubuhan terhadap anak kandungnya yang masih duduk dibangku sekolah menengah pertama (SMP).
Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Herry Rudolf Nahak melalui Kabid Humas, AKBP. Mathias Krey mengatakan, terduga persetubuhan ini dilaporkan oleh keluarga korba, Jumat (12/07/2019) sekira pukul 17.00 WIT.
Kejadian tersebut terjadi sejak Desember 2018 dan 02 Juli 2019 di sekitar Manokwari. Dimana pelaku dan korban tinggal dalam satu kamar salah satu rumah yang terletak di Jalan Angkasa Mulyono, Amban.
“Pelaku sudah sudah melakukan persetubuhan terhadap korban sebanyak 3 kali. Yang pertama pada bulan desember 2018 sebanyak 1 kali dan yang kedua pada tanggal 2 juli 2019 sebanyak 2 kali,”kata Kabid Humas melalui press releasenya yang diterima papuabaratonline.com, Jumat (12/07/2019).
Dimana, Kabid Humas menerangkan, setiap kali pelaku melakukan persetubuhan, korban dalam keadaan tidur sehingga korban tidak sadar pada saat pelaku membuka celana korban.
Pada saat pelaku memasukkan alat kelaminnya ke dalam kemaluan korban, saat itu korban langsung terbangun dan menendang pelaku, kemudian setelah itu pelaku mengancam korban.
“Jangan ko kasitahu mama ade, nanti saya pukul ko mati, sehingga dengan adanya ancaman tersebut, korban menjadi takut,”ucap Kabid Humas mengutipnya.
Selanjutnya, pada saat ada kesempat keluar dari rumah pada tanggal 6 juli 2019 lalu, korban ke rumah keluarganya di maripi dan setelah beberapa hari di rumah keluarganya.
“Korban baru menceritakan kejadian yang dialaminya, sehingga membuat keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polda,”terang Krey.
Untuk pasal yang disangkakan terhadap pelaku yakni pasal 81 ayat 1 dan 3 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2004 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak.
Ditambahkannya, penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan langsung mengamankan pelaku untuk kepentingan penyelidikan lebih jauh. [RED/RW]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here