Bahas Masalah STIKES Sorong, DPD RI Gelar Rapat Dengar Pendapat

Rapat Dengar Pendapat DPD RI//JCI
SORONG, Papuabaratonline.com – Dalam rangka menyelesaikan masalah ijin program studi baru Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Sorong, Papua Barat. Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD Republik Indonesia menggelar rapat dengar pendapat, di Kota Sorong, Jumat (28/06/2019).
Kegiatan rapat dengar pendapat tersebut dihadiri sejumlah anggota DPD RI yakni Pdt.Carles Simaremare S.Th, M.Si, (Senator asal Papua), Abubakar Bahhid, Lc, (senator asal Gorontalo), Fahira Indrik, S.E., M.H., (senator asal DKI Jakarta) daj Riri Danayanti John Litief, S.Psi (senator asal Bengkulu).
Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Publik DPD RI, Mamberob Y. Rumakiek, S.Si, M.Kesos dalam sambutannya menyampaikan, BAP adalah salah satu kelengkapan DPD RI yang menjadi representasi rakyat dan daerah akan terus melakukan optimalisasi peran sesui fungsi, tugas, dan kewenangan yang digariskan oleh konstitusi dan undang-undang.
Lanjut, kata Senator asal Papua Barat bahwa melalui tindakan korektif atas penyimpangan pengelolaan keuangan negara dengan menindaklanjuti rekomendasi pemeriksaan BPK yang disampaikan secara berkala kepada DPD.
Menurutnya, BAP juga diamanahkan untuk menampung dan menindaklanjuti atas pengaduan masyarakat terkait dengan korupsi dan maladministrasi yang masalahnya berkaitan dengan kepentingan daerah.
“Hal Penerimaan dan penindaklanjutan pengaduan masyarakat ini merupakan wajah paling nyata dari makna kehadiran wakil rakyat dan lembaga perwakilan itu sendiri,”ujar Mamberop.
Oleh karena itu, sejak awal BAP menetapkan dan memantapkan diri sebagai alat kelengkapan DPD yang siapkan guna menerima berbagai pengaduan, baik dari rakyat maupun pemerintah daerah.
“BAP mengokohkan DPD sebagai parliamentary ombudsman yang menegaskan makna dari fungsi representasinya,”sebutnya.
Kemudian BAP juga telah menerima pengaduan tertulis terkait permohonan pemberian mandat operasional program studi baru pada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Papua Sorong.
Dalam kesempatan ini, Mamberop ingin melakukan klarifikasi dan pendalaman permasalahan dalam rangka pengumpulan data atau informasi, serta mendorong dan menjembatani penyelesaian permasalahan dimaksud.
“Untuk itu semua informasi kami harap dapat disampaikan oleh masing masing perwakilan tamu undangan yang menghadiri acara tersebut,”tandasnya. [JCI/RW]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here