Selama Ini Kabupaten Pegunungan Arfak Masih Tertinggal, Ini Selengkapnya

Kampung-Demaisi-Distrik-Minyambouw-Kabupaten-Pegunungan-Arfak//IST
MANOKWARI, Papuabaratonline.com –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pegunungan Arfak (Pegaf) di Provinsi Papua Barat akan melakukan kerjasama dengan Badan Usaha Pembangkit Hindro (BUPH) dalam tahun 2019.
Pasalnya, di kabupaten pegaf masih banyak masyarakat di kampung-kampung yang belum menggunakan listrik.
Bupati Pegaf, Yosias Saroy mengatakan, sebagai pimpinan daerah sangat mendukung langkah tersebut. Bahkan, proyek investasi itu juga direspon baik oleh keterwakilan masyarakat adat setempat, karena memang benar selama ini Kabupaten Pegaf masih tertinggal dalam hal terkait penerangan.
Sehingga diharapkan agar kerjasamanya dapat dilakukan dan direalisasikan secepatnya oleh pihak terkait yang akan melakukan kerjasama dengan Pemkab Pegaf.
Dikemukakannya, penerangan di Pegaf selama dimekarkan sampai dengan saat ini masih menggunakan listrik dari PLTD. Namun, tidak menjangkau semua kampung.
“Itupun 13 kampung yang ada di ibu kota, semuanya tidak sampai, apalagi sampai ke 166 kampung,”katanya kepada wartawan, di Manokwari baru-baru ini.
Kemudianmengenai lokasi pembangunan proyek pembangkit hidro itu, menurut Saroy, lokasi pembangunan berada di Danau Anggi Gida atau Danau Laki-laki.
“Proyek itu tidak sampai ke lokasi konservasi, tapi hanya di hutan produksi dan hutan lindung. Kan itu bisa dikonversi, hanya yang tidak bisa itu hutan cagar alam,”kata dia.
Sedangkan terkait pembebasan lahan dan luasnya, dirinya akan akan berkoordinasi dengan pihak perusahan terkait tanggungjawab. Dimana, apakah itu diberikan tanggungjawab kepada Pemda atau langsung diselesaikan oleh perusahan.
Sementara Chief Development Officer PT. Energi Cendrawasih Semesta, Deni Susanto yang dikonfirmasi berharap solusi pembiayaan dengan skema kerjasama pemerintah dengan badan usaha diharapkan dapat bersinergi dan saling mendukung guna mewujudkan pembiayaan investasi infrastruktur dengan skema KPBU yang selaras dengan program kerja pemerintah pusat.
Kemudian, Pemprov Papua Barat bersama PT. Energi Cendrawasih Semesta kerjasama dengan badan usaha (KPBU) atas prakarsa badan usaha untuk pembangunan pembangkit listrik tanaga air, pembangkit hidro di Pegaf.
Ditambahkan, pemanfaatan sumber daya air untuk ketenagalistrikan di titik-titik potensial aliran sungai di pegunungan Arfak ini sebagai salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan dalam pengembangan energi baru.
“Khususnya untuk kebutuhan listrik di Manokwari Raya serta meningkatkan rasio elektrifikasi di Provinsi Papua Barat,”tutupnya. [AL/RW]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here