Jabat Kepala Balai XVII, Sugeng Berjanji Lebih Kerja Maksimal

Acara Lepas Sambut di BPJN XVII//IST
MANOKWARI, Papuabaratonline.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Satuan Kerja Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) wilayah XVII Manokwari menggelar lepas sambut pergantian jabatan, Sabtu (16/02/2019).
Acara lepas sambut Kepala Balai BPJN XVII Manokwari dari Dr. Ir. Yohanis Tulak Todingrara,M.T kepada pejabat baru Ir. Satrio Sugeng Prayitno sejak terhitung tanggal 8 Februari 2019 lalu itu dilaksanakan di Kantor BPJN yang terletak di Kompleks Swapen, Kabupaten Manokwari.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri olehS seluruh jajaran pejabat struktural dan fungsional di lingkungan BPJN XVII Manokwari, Kemitraan, dan Pemerintah daerah melalui instansi teknis terkait.
Acara lepas sambut ini mengusung thema ‘Melepas bekal senyum dan kenangan indah menyambut dengan semangat dan harapan baru’.
Ir. Satrio Sugeng Priyanto, Kepala BPJN XVII Manokwari berharap kepada seluruh jajaran agar dapat mendukung kinerjanya supaya kedepan yang belum maksimal bisa dikerjakan bersama-sama secara baik dan berkelanjutan.
“Kami akan teruskan apa yang telah dikerjakan secara lebih maksimal. Maka butuh suport serta dukungan oleh semua pihak, sehingga sangat dibutuhkan kerjasama Satker yang ada khususnya di BPJN XVII Manokwari ini,”ujat Ir. Satrio Sugeng Prayitno kepada wartawan usai kegiatan, Sabtu (16/02/2019).
Dikatakannya, dalam masa kepimpinannya akan secara otomatis disisesuaikan dengan visi dan misi serta program dari kementerian PUPR BPJN XVII.
Sementara Dr. Ir. Yohanis Tulak Todingrara, M.T sebagai Mantan Kepala Balai BPJN XVII Manokwari berpesan kepada seluruh pejabat struktural jajaran BPJN XVII Manokwari agar bersama mendukung Kabalai yang baru.
“Kunci sukses kepemimpinan saya selama dua setengah tahun ini adalah karena semua staf telah bekerja maksimal di wilayahnya masing-masing dan amanah menjalankan tugasnya. Dimana sinergitas PPK dan Kepala Satker juga telah mampu menjaga, mengendalikan dan menangani wilayahnya masing-masing dengan baik,”kata Tulak.
Namun, menurut dia, pembangunan jalan nasional di wilayah Papua Barat sangatlah luar, karena masih banyak terjadi longsor dan lain sebagainya yang berkaitan dengan kondisi alam.
Berikutnya, dia menegaskan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus di kerjakan pada tahun ini, maka butuh keseriusan semua jajaran.
“Tahun 2019 beban berat adalah BPJN XVII harus mampu segera merealisasi pengaspalan jalan Memey – Bintuni sepanjang 5 kilo meter. Tapi dari jumlah yang ada sepanjang 20 kilo meter,”tandasnya. [RED/RW]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here