Gubernur Papua Barat Resmikan Gedung Gereja Jemaat Petra Anjai di Kebar

Gedung Gereja di Kebar//GG
MANOKWARI, Papuabaratonline.com – Gubernur Papua barat Drs. Dominggus Mandacan M.Si meresmikan dan mentabiskan Gedung Gereja baru GKI Petra Kampung Anjai II, Distrik Kebar, Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat, Minggu  (20/01/2019.
Peresmian yang diawali dengan ibadah dan prosesi pemindahan perangkat gereja oleh pengurus jemaat dan Jemaat Gereja Petra Anjai.
Kemudian, prosesi pemindahan perangkat gereja tersebut diikuti Gubernur Papua Barat, Bupati Tambraw, Anggota DPR RI Dapil Papua Barat Jimmy Idjie, Pangdam XVIII Kasuari, dan Forkopimda baik Kabupaten Tambrauw maupun Provinsi Papua Barat.
Gubernur dalam sambutannya menyampaikan bahwa tugas dan tanggungjawab dengan penuh takut akan Tuhan. Maka perlu diketahui pembangunan gedung gereja ini merupakan bukti dimana Tuhan menjawab doa jemaat. Untuk itu patut disyukuri.
“Saya ajak untuk kita tetap jaga kesatuan kita keharmonisan sesama, suku ras golongan dan agama,”ajak gubernur .
Dengan kehadiran gedung gereja ini, tentunya menjadi motivasi bagi jemaat juga umumnya masyarakat Distrik Kebar untuk lebih giat beribadah memuliakan nama Tuhan.
Diakhir sambutannya Gubernur mengingatkan kepda seluruh warga masyrakat kebar untuk tetap menjaga kebersamaan antar umat beragama yang berada di Distrik Kebar.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Tambrauw Gabriel Asem mengatakan, program pembangunan Rumah ibadah khususnya di Kabupaten Tambraw menjadi prioritas.
Anggaran yang dikucurkan pemda tambraw tidak hanya untuk pembangunan Gedung Gereja Petra Distrik Kebar, tetapi juga di wilayah lainnya di Tambraw yang memang jemaat gereja tidak mampu untuk mendanai pembangunannya.
“Contohnya jemaat petra, kami melihat mereka tidak mampu mendanai pembangunan gereja ini sehingga kami pemkab tambrauw menganggarkan dalam tiga tahun anggaran. Dan puji Tuhan pembangunannya dapat terselesaikan,”ungkap Asem.
Selain itu, Ketua Panitia Pembangunan Gedung gereja Petra Izak Samuel Wanma dalam laporannyan menjelaskan pembangunan gedung gereja tersebut menghabiskan dana yang bersumber dari APBD murni Kabupaten Tambrauw. senilai Rp. 5.614.117.00.
Ditambah dengan sumbangan Jemaat sebesar Rp. 14 juta. Kemudian, Rp 100 juta untuk membiayai acara Pengresmian. Sebelumnya pengresmian dan pentabisan gedung gereja ini ditandai dengan pembukaan papan selubung serta penandatanganan prasasti oleh gubernur. [GG/RW]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here