Yayasan JMN Gelar Sosialisasi HIV/AIDS dan Pengobatan Masal di Pulau Mansinam

Pengobatan Massal//RED
MANOKWARI, Papuabaratonline.com – Guna mencegah penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS). Yayasan Jaringan Makmur Nusantara Papua Barat gandengg Dinkes dan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Papua Barat menggelar kegiatan sosialisasi HIV/AIDS dan pengobatan masal kepada warga Pulau Mansinam, Manokwari, Senin (17/12/2018).
Kegiatan sosialisasi HIV/AIDS dan Pemeriksaan (VCT) yang berlangsung sekira pukul 11.00 WIT sampai dengan pukul 15.00 WIT di Pondopo Pulau Mansinam itu diikuti ratusan warga.
Suasana Masyarakat di Pulau Mansinam Saat Ikut Pengobatan Masal//RED
Dalam sosialisasi tersebut selain dihadiri masyarakat, tapi juga dihadiri salah dokter perempuaj asli Papua yakni Dr. Rosalina Irene Rumaseuw.
Direktur Yayasan Jaringan Makmur Nusantara Provinsi Papua Barat, Ronald Mambiew mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk membawa masyarakat dalam mencegah Infeksi Menular Seksual (IMS) dan penyakit lainnya.
Suasana Pengobatan Masal//RED
“Ini bagian dari kerja-kerja kemanusian dan wajib dilakukan oleh semua pihak selain pemerintah. Khusus Masyarakat di Pulau Mansinam itu wajib untuk mengikuti mengikuti pengobatan masal, karena sangat penting,”ujar Ronald Mambiew, Direktur Jaringan Makmur Nusantara.
Menurutnya, pengobatan masal tersebut ini sangatlah penting. Dimana, dari pemeriksaan ini bisa diketahui dampak dari penyakit IMS. Tetapi juga masyarakat bisa mampu menjaga dirinya masing-masing dalam berumah tangga.
“Kita bisa tahu menjaga diri kita, jangan sampai kita juga kena. Berbicara tentang IMS ini bukan tugas pemerintah saja tapi juga semua pihak harus terlibat, karena ini persoalan kemanusiaan,”tegasnya.
Panglima, Pembina Parjal Papua Barat bersama Dr. Rosalina Irene Rumaseuw//RED
Dirinya berpesan kepada masyarakat lebih khusus masyarakat di Pulau Mansinam agar apalagi ke Manokwari melakukan aktivitas kerja dan balik ke pulau.
“Jangan balik bawa ole-ole lain untuk keluarga dirumah ke Mansinam, tapi kalau bawa pisang goreng bisa semua keluarga makan. Artinya, bapak-bapak jangan melakukan seksual sembarang di Manpkwari dan bawa pulang penyakitnya,”pungkas Ronald Mambiew. [RED/RW]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here