Korban Penganiayaan KKB Tiba di Bandara Timika, Ini Selengkapnya

Korban Penganiayaan Tiba di Bandara//IST
MANOKWARI, Papuabaratonline.com – Korban Penganiayaan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersejata (KKB) di Kabupaten Nduga tiba di Bandara Mozez Keliling, Timika, Provinsi Papua.
Demikian hal ini dikatakan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Mustofa Kamal melalui press releasenya yang diterima Papuabaratonline.com, Kamis (6/12/2018).
Kabid Humas menerangkan, para korban tiba di Bandara Timika, Kamis (6/12/2018) pukul 09.47 WIT menggunakan Helikopter milik TNI AD dan 7 korban selamat tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika. Kedatangan para korban dijemput langsung oleh Panglima TNI dan Wakapolri.
“Setelah tiba di Bandara Mozes Kilangi Timika, para korban langsung diberikan pelayanan medis oleh tim medis gabungan TNI dan Polri. Selanjutnya korban dibawah ke pos pelayanan Polres Mimika untuk ditangani tim medis berupa pengobatan,”jelas Kabid Humas.
Kemudian, pada pukul 12.00 WIT bertempat di Bandara Mozes Kilangin telah tiba 9 Jenazah korban penganiayaan yang dilakukan oleh (KKB). Sambungnya, para jenazah akan dilakukan identifikasi oleh Tim Forensik Pusdokkes Polri dan tim Forensik FK Uncen.
Adapun korban selamat yang di jemput dari Ditrik telah tiba di Timika yakni Edinus tabuni, Krisna Tabuni, Bato, Mijron arifin, Simon tandi, Diroromber, dan Kasu kogoya.
“Ketujuh korban tersebut belum diketahui apakah merupakan karyawan PT, Istaka Karya atau bukan dikarenakan banyak pekerjaan di Kabupaten Ndugaga. Untuk Sembilan jenazah belum diketahui identitasnya karena masih menunggu identifikasi yang dilakukan oleh Tim Forensik Pusdokkes Polri dan tim Forensik FK Uncen,”ungkapnya.
Selain itu, kata dia, sebanyak 14 korban yang sempat di evakuasi ke Wamena juga tiba di Bandara Moses Kilangin Timika dengan menggunakan pesawat CN milik TNI AU. Ke 14 korban tersebut diantaranya 3 orang karyawan PT Istaka Karya kena tembak, dan 1 orang anggota brimob kena tembak serta 10 selamat.
Adapun identitas para korban yang sempat di evakuasi ke Wamena yakni Bharatu Wahyu anggota Resimen Brimob mengalami luka tembak ditangan kanan, luka di bahu kiri dan leher. Martinus Sampe karyawan PT. Istaka Karya, mengalami luka tembak dikaki kiri.
Jefrianto karyawan PT. Istaka Karya, mengalami luka serpihan dikepala dan luka ditangan kanan dan tangan kiri, dan Ayub karyawan PT. Istaka Karya, mengalami luka tembak ditangan kanan.
Sedangkan, lanjutnya, 10 orang korban selamat yang dievakuasi dari Distrik Mbua ke Wamena dan ditampung di Batalyon 756 Wms juga ikut diterbangkan ke Timika bersama keluraga.
Sepuluh orang korban yaitu Jhon Tandi tukang bangunan Puskesmas, Yulaman Manggi tukang bangunan Puskesmas, Selpianus Marli tukang bangunan Puskesmas, Siman tukang bangunan Puskesmas, Yulius Samon tukang bangunan Puskesmas, Novianus tukang bangunan Puskesma, Makbul tukang SMP, Saleh tukang SMP, Jem Rajaguguk karyawan PT Istaka Karya, Irwan Maulana karyawan Telkomsel.
Disamping itu, Kabid Humas menyebutkan, 4 orang luka tembak tersebut sempat dirawat di Wamena, 7 korban selamat yang dievakuasi dari Distrik Mbua bersama 9 orang meninggal dunia dari Distrik Mbua dan 10 orang korban selamat yang sempat ditampung di batalyon 756 Wms. [RED/RW]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here