Gubernur Sebut Sebagian Nama Pejuang Pemekaran Provinsi PB Dilupakan

MANOKWARI, Papuabaratonline.com –Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan M.Si menentang pihak terkait yang menyusun sejarah pemekaran Provinsi Papua Barat. Karena tidak menyebutkan sebagian nama pejuang pemekaran Provinsi Papua Barat saat itu.
Aksi protes yang disampaikan Gubernur ini berlangsung saat membacakan sambutannya pada Upacara memperingati HUT ke-19 tahun Provinsi Papua Barat yang jatuh pada 12 Oktober 2018 dikantor Gubernur Papua Barat.
Gubernur Dominggus mengakui sejarah papua barat yang ditulis dan dibacakan pada saat dirgahayu Provinsi Papua Barat sudah benar. Namun ada nama para pejuang yang dilupakan.
Gubernur beranggapan penulisan sejarah ini seakan-akan hanya pihak pihak tertentu saja yang berperan saat pemekaran Provinsi Papua Barat sementara yang lain tidak.
“Saya saat itu menjabat bupati manokwari, juga kepala suku besar Arfak, kalau bukan saya yang fasilitasi masyarakat dan tim pemekaran untuk perjuangkan provinsi ini mungkin saat ini belum adanya kehadiran prov PB,”ucapnya.
Bahkan saat itu, yang terjadi di masyarakat Papua Barat khususnya  di Manokwari, bukan meminta untuk pemekaran tetapi Merdeka.
Kemudian, sebagai orang tua membangun komunikasi dengan masyarakat bahkan bertemu masyrakat dan memberikan pemahaman.
“Dan puji Tuhan saat itu masyrakat kita bisa menerima, bersatu hati dan pikiran memekarkan provinsi ini,”ujarnya
Sehingga dalam penulisan sejarah Provinsi Papua Barat, seharusnya turut menyebutkan para pemimpin yang saat itu turut memperjuangkan provinsi ini, mulai dari Bupati, Dandim, Kapolres, Kepala Pengadilan, Rektor Unipa bahkan Kepala Kejaksaan Manokwari saat itu.
Untuk itu, sebagai Gubernur dirinya berharap agar kedepan nama para pejuang yang tidak disebutkan dalam buku sejarah provinsi PB agar ditulis dan dibacakan sama seperti menyebutkan nama para pejuang pemekaran Papua Barat lainnya. [GG/RW]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here