Yustinus Meidodga : Yospan Adalah Aset Budaya Lokal Yang Harus Dilestarikan

Yustinus Meidodga//GG
MANOKWARI, Papuabaratonline.com-Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda (HSP) yang jatuh pada tanggal 28 oktober 2018, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Barat akan menggelar lomba Yospan.
Ketua Panitia Lomba Yospan, Yustinus Meidodga mengatakan, saat ini sedang dalam tahapan pendaftaran grup Yospan kepada panitia.
“Pendafataran grup atau peserta lomba yospan sudah dimulai sejak tanggal 5oktober, pendaftannya nanti sampai tanggal 20 oktober,”jelas Yustinus kepada wartawan, Rabu (10/10/2018)
Menurutnya, peserta atau gruop yosim pancar ini tidak semata hanya untuk pemuda tetapi akan melibatkan semua komponen masyarakat. Lomba Yospan ini dipilih karena merupakan satu dari sejumlah Aset Budaya orang papua yang harus ditumbuh kembangkan. Sehingga kelestariannya terjaga secara turun temurun.
“Yospan memang perlu untuk dilestarikan, dan ini juga memberikan kontribusi positif bagi provinsi PB secara umum Negara Indonesia,”kata Yustinus.
Dikemukakannya, paradigma saat ini untuk bagaimana mempertahankan Budaya Papua yaitu salah satunya adalah Yospan, karena Yospan ini merupakan budaya di Papua yang juga dapat dikembangkan di iven-iven Nasional maupun Internasional. “Kami panitia sungguh berharap kesuksesan dari lomba Yospan ini,”harap Yustinus
Melalui kegiatan ini, lanjut Yustinus dapat merangkul semua kalangan masyrakat, baik anak usia sekolah, pemuda dan remaja bahkan orang dewasa.
Pasalnya, tidak hanya keterlibatan pemuda asli papua tetapi suku-suku lain yang ada di Papua Barat khususnya Manokwari.
Ia mengakui keterbatasan anggaran KNPI Papua Barat, sehingga tahun ini tidak banyak kegiatan yang dilakukan. Bahkan untuk Lomba Yospan, hanya dilakukan dengan melibatkan masyrakat di kab manokwari.
Untuk kabupaten kota lainnya di PB tidak dilibatkan karena KNPI Kabupaten juga menggelar kegiatan-kegiatan dalam menyongsong HSP.
“Sebenarnya kami sangat rindu sekali agar bisa melibatkan peserta dari kabupaten lain selain manokwari. Tetapi kami dibatasi dengan ketersediaan anggaran. Sehingga kegiatan yang kami lakukan juga sesuai dengan kemampuan anggaran,”ungkap Yustinus.
Sejauh ini, sejak pendaftaran di buka  sudah terdapat sekitar 5 gruop Yospan yang mendaftar ke panitia. Oleh sebab itu, diharapkan informasi lomba yospan ini juga dapat meluas sehingga diketahui masyrakat guna keterlibatan mereka dalam lomba dimaksud. Hari puncak Lomba Yospan tersebut akan digelar pada tanggal 21 oktober 2018. [GG/RW]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here