Pelayanan Kesehatan di Papua Barat Masih Minim. Ini Penjelasan Gubernur

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan//Istimewa
MANOKWARI, Papuabaratonline.com – Gubernur Provinsi Papua Barat, Dominggus Mandacan mengakui pelayanan kesehatan di wilayah Papua Barat masih minim.
Pasalnya, masih banyak pelayanan kesehatan mulai dari saranan prasarana di tingkat Distrik dan Pustu belum memenuhi standar. Meski, sejak Mei 2018 lalu, Papua Barat diberikan Penghargaan oleh Universal Health Coverage (UHC) oleh Presiden RI atas komitmen Pemerintah Provinsi Papua Barat terkait jaminan Kesehatan.
“Kedepan fasilitas ini kita penuhi, pustu atau puskemas agar memenuhi standar baik dari sisi sarana prasarana maupun dari sisi SDM. penghargaan ini memicu kita untuk wujudkan layanan kesehatan yang baik kepada masyarakat,”kata Gubernur Dominggus Mandacan, kepada wartawan, belum lama ini.
Oleh sebab itu, dia ingatkan perawat yang bertugas di daerah-daerah terpencil agar dapat memberikan pelayanan dengan baik.
“Kita punya aparat ini juga kembali pada mental. Mental melayani, bekerja dengan hati maupun tinggal di daerah terpencil. Saya telah menghimbau kepada pegawai yang statusnya sebagai ASN, baik pendidikan, kesehatan untuk harus selalu ada di tempat,”imbuhnya.
Dirinya menambahkan bahwa di pemprov telah dibentuk majelis kode etik untuk menyidangkan para pegawai negeri sipil (PNS) yang melanggar aturan atau salah malas melaksanakan tugas.
“Majelis ini juga akan ikut menilai kinerja PNS salah satunya melalui kehadiran atau absen maupun yang lainnya. Agar kita bisa tahu persis mana pegawai kita yang selama ini tidak aktif atau tidak selalu ada ditempat. Dan ini menjadi  data bagi kita untuk memberikan sanksi kepada mereka,”tandasnya. [RED/RW]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here