MUI PB Ingatkan Masyarakat Teliti Pilih Travel Umroh

Ketua MUI Papua Barat, Ahmad Nausrau.(foto/qia)

PBOnline.COM, MANOKWARI – Semakin maraknya biro travel umroh di masyarakat, mendapat perhatian dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat.

Ketua MUI Papua Barat, Ahmad Nausrau, Rabu (14/3/18), mengingatkan masyarakat tetap waspada dan teliti dalam memilih biro travel yang akan membawa umroh.

Hal itu penting agar tidak menjadi korban penipuan travel yang tidak bertanggung jawab.

“Bagi masyarakat yang akan menjalankan umroh harus berhati-hati memilih biro umroh-nya. Harus diakui minat masyarakat untuk melaksanakan umroh ini semakin tinggi. Niat yang baik itu harus dibarengi kewaspadaan. Jangan terbuai biro umroh yang tidak memiliki ijin resmi dari Kementrian Agama,” ujarnya.

Dikatakan, Kementrian Agama (Kemenag) telah menghimbau masyarakat agar memastikan dulu biro perjalanan yang dipilih, melalui 5 program pasti umroh, salah satunya adalah travel yang terdaftar di (Kemenag).

“Cek dulu apakah bironya ada tidak disitus Kemenag. Kalau yang terdaftar pasti ada. Pastikan juga jadwal keberangkatan dan kepulangan, termasuk menggunakan maskapai penerbangan apa,” tambahnya.

Terkait dengan harga yang ditawarkan, Nausrau, mengaku sudah ditetapkan oleh Kemenag. Untuk umroh minimal membutuhkan biaya Rp.22 Juta. Selain itu, penginapan dan jaraknya juga sudah diatur. Yang tidak kalah penting menurutnya juga adalah visa yang dikeluarkan oleh negara Arab Saudi.

Dia yakin dengan memperhatikan himbauan dari Kemenag itu dapat menghindarkan masyarakat dari travel umroh yang bermasalah.

“Memang sampai sekarang belum ada informasi atau laporan dari masyarakat ada travel umroh fiktif itu. Tetapi bagaimanapun kehati-hatian itu perlu. Kita tentu akan membantu melakukan pengawasan juga,” tutup dia.(qia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here