Polres Mkw Fasilitasi Penyelesaian Dugaan Siswa Dipukul Guru

Kepala Dinas Pendidkan Manokwari, Barnabas Dowansiba.(ist)

PBOnline.COM, MANOKWARI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manokwari, langsung bergerak cepat usai mendapat kabar tentang dugaan siswa SD yang dianiaya gurunya di Pulau Mansinam.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manokwari, Barnabas Dowansiba, mengaku sudah bertemu kepala sekolah SD dan oknum guru yang diduga melakukan tindak kekerasan.

Ia mengaku penyelesaian dugaan tindak kekerasan siswa ini, sudah ditangani pihak kepolisian.

“Begitu dapat informasi, saya langsung turun kesana ambil data dan saya sudah arahkan kepala sekolah dan guru bersangkutan,” ujarnya, akhir pekan kemarin.

Dijelaskan, pihak dinas menyerahkan semua persoalan yang terjadi untuk diproses secara hukum. Pasalnya, orang tua siswa sudah mengadukan hal ini ke ranah hukum.

“Tinggal proses hukumnya yang berjalan. Secara internal kita tidak bisa memberi sanksi karena sudah diproses di Polres Manokwari,” ujar Barnabas.

Sesuai penuturannya, kronologis kejadian seperti pengakuan oknum guru (SR), saat itu sedang memgang sebatang rotan, namun tidak bermaksud memukul muridnya ER sampai berdarah, seperti pada foto yang santer beredar.

“Kejadian itu karena anak banyak bermain dalam keadaan berbaris. Sambil memegang rotan dan menuju ke siswa itu, guru kemudian mengarahkan rotan ke kening siswa tersebut,” terang Barnabas.

Lanjut dia, sebenarnya oknum guru hanya ingin memukul (toki) namun karena siswanya menghindar sehingga ujung rotan menggores bagian pelipis mata dan mengeluarkan darah.

Meski demikian, luka yang dialami siswa (ER) tidak sebesar yang diperkirakan. Kondisi ER yang saat itu berkeringat, sehingga seperti terlihat robek besar yang mengakibatkan darahnya bercucuran. (qia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here