Genap Dua Bulan, KM Tahitu Tak Singgah Misool Utara

Ilustrasi

PBOnline.COM, WAISAI – Kebutuhan masyarakat, Distrik Misool Utara, khususnya Kampung Waigama dan beberapa kampung sekitar akan moda transportasi laut termasuk dalam kebutuhan primer.

Selain merupakan alat transportasi, kapal laut merupakan sumber utama penyediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat.

Salah satu transportasi utama masyarakat Waigama adalah KM. Tatihu, yang merupakan kapal swasta yang beroperasi dari Pemkab Ambon.

Namun, kurang lebih dua bulan, yakni sejak akhir Desember 2017, kapal yang termasuk Tipe 10 GT tersebut, tidak lagi singgah di Waigama, sebagaimana sesuai rute.

Rute sebelumnya adalah Wahai (Seram Utara)-Waigama-Sorong pulang pergi (PP). Kapal masuk di Pelabuhan Waigama setiap hari Rabu dan Sabtu, dengan jarak tempuh 10-12 jam menuju Sorong.

Pensiunan pegawai Dishub Bidang Pelayaran Laut, Halik Eli, mengatakan rute KM. Tatihu merupakan permintaan Pemkab Raja Ampat kepada Pemkab Ambon, guna menambah rute ke pelabuhan Waigama.

“Rute ke pelabuhan Waigama adalah permintaan oleh Pemda Raja Ampat. Informasi yang kami terima, kontrak KM. Tatihu dengan Pemkab Ambon Tahun 2018 belum jelas, apa dilanjutkan atau tidak,” ujarnya.

Ia mengaku terdapat satu kapal lainnya yang singgah di Waigama, yakni KM Terubuk. Hanya saja kapal ini masuk ke Pelabuhan Waigama, dua minggu sekali, dengan jalur atau rute Limalas-Waigama-Sorong PP.

Masyarakat pun kuatir karena KM Terubuk berencana melakukan docking tahunan tanggal 22 Februari 2018.

“Masyarakat Waigama akan alami kekurangan kebutuhan Bapok kalau tidak ada akses kapal yang masuk di Waigama. Karena, suplai Bapok hanya bisa didapat dari daerah luar,” aku Halik.

Ditambahkan, hal ini sudah dilaporkan kepada Bupati Raja Ampat. Kemungkinan besar, salah satu solusi adalah menggunakan KM. Milik Fajar Mulia dengan rute Wejim-Waigama – Kofiau-Sorong PP, dengan tambahan jalur Sorong menuju Waisai.

“Rencananya akan mencoba alternatif kapal lain, milik Fajar Mulia. Semoga cepat ditemukan jalan keluarnya,” pungkasnya.(ars)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here